Bermu’amalah dengan Santun dan Lembut

Akhlak mulia ialah bunga diri seseorang, indah dilihat oleh mata dan senang dirasa oleh hati. Terdapat beragam akhlak mulia diajarkan dalam agama Islam.


Sumber Foto: detik.com

Akhlak mulia ialah bunga diri seseorang, indah dilihat oleh mata dan senang dirasa oleh hati. Terdapat beragam akhlak mulia diajarkan dalam agama Islam. Seperti kejujuran, tanggung jawab, pemaaf, saling menghargai, amanah, sopan, santun, dan lain sebagainya. Akhlak merupakan salah satu indikator terbangunnya relasi yang baik antara manusia. Namun, dewasa ini tak jarang berbagai polemik terjadi di lingkungan dikarenakan ulah lisan dan perilaku kasar manusia.

Selain hubungan vertikal dengan Allah swt, umat Islam juga perlu membangun hubungan horizontal dengan manusia, salah satunya dengan bertutur kata santun dan bersikap lemah lembut terhadap sesamanya. Umat Islam pun telah diperintahkan Allah swt. untuk senantiasa melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, serta saling mengingatkan dengan kebaikan dan kesabaran.

Dalam Al-Qur’an surah Al-A’raf ayat 55, Allah swt adalah Tuhan yang Maha Lembut serta mencintai seluruh makhluk-Nya tanpa terkecuali. Cinta yang dimaksud yaitu cinta Allah kepada hamba-Nya yang berupa rahmat, kasih sayang, dan segala kebaikan yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya. Beribadahlah kepada Allah dengan memperlembut suara ketika berdoa seperti halnya seorang yang merahasiakan sesuatu. Karena sesungguhnya Allah tidak menyukai hamba-Nya yang berdoa dengan suara keras. (Quraish Shihab, 2002)

Akhlak santun dan lembut juga dapat diteladani dari umat Islam terdahulu, seperti sosok Rasulullah saw ketika berdakwah dan dalam kehidupannya sehari-hari. Termaktub dalam Al-Qur’an surah Ali Imran ayat 159 diceritakan bahwa Nabi Muhammad diperintahkan oleh Allah swt. agar bersikap lemah lembut kepada kaum muslimin yang telah melakukan kesalahan dan pelanggaran dalam peristwa Perang Uhud.

Baca juga: Agama Adalah Akhlak yang Baik

Besar kemungkinan, seseorang pada umumnya akan marah dan emosi jika berda di posisi Nabi Muhammad saw. Namun, Nabi Muhammad tidak melakukan hal tersebut, beliau menegur para pemanah yang meninggalkan markas dengan lemah lembut tanpa mencaci maki dan bersikap kasar. (Quraish Shihab, 2002)

Diriwayatkan Anas bin Malik, dia berkata “Seorang putra Abu Thalhah dan istrinya, Ummu Sulaim, meninggal. Lalu Ummu Sulaim berkata kepada keluarganya ‘janganlah kalian memberitahukan ini kepada Abu Thalhah sebelum aku sendiri yang memberitahukannya’.

Kemudian Ummu Sulaim menyiapkan hidangan makan malam yang lezat dan bersolek untuk menyambut kedatangan Abu Thalhah hingga ia menidurinya. Ummu Sulaim pun melayaninya dengan penuh kasih sayang, ia sangat mengerti keadaan suaminya yang lelah setelah perjalanan yang panjang.

Seusainya, Ummu Sulaim melontarkan pertanyaan kepada Abu Thalhah “Wahai Abu Thalhah, bagaimana pendapatmu jika suatu kaum memberikan pinjaman kepada suatu keluarga lalu kaum tersebut memintanya kembali, apakah keluarga tersebut boleh menolaknya?”. Abu Thalhah pun menjawab “Tidak boleh”. Ummu Sulaim pun berkata “Kalau begitu relakanlah kepergian putramu”.

Dengan spontan Abu Thalhah pun berkata, “Kau tak memberitahuku sehingga aku menggaulimu, lalu kau beritahu tentang kematian anakku?”. Abu Thalhah pun menceritakan hal tersebut kepada Rasulullah, sehingga beliau pun bersabda “Semoga Allah memberkati kalian berdua dalam menjalani malam kalian” (HR.Muslim). (Fakhruddin Ghozy, 2011)

Kebanyakan perempuan lebih didominasi oleh perasaannya. Perempuan yang telah dianugrahi rasa peka yang lebih daripada laki-laki hendaknya dapat bersikap lembut dan bertutur kata santun serta mengimplementasikannya dalam kesehariannya. Kelembutan pada perasaan perempuan di sini bukan berarti kelembutan yang mendayu-dayu yang dapat membangkitkan nafsu para lelaki. Akhlak santun dan lembut ini perlu disertai dengan sikap tegas.

Kisah tersebut memberi pesan bahwa akhlak santun dan lembut akan membuat diri sendiri dan orang lain merasa nyaman serta hadirnya kedamaian. Kalimat yang lembut tersebut tentu terlahir dari qolbu yang bersih, dan Allah sangat menyukainya. Rasulullah pun pernah menasihati Aisyah agar selalu bersikap lemah lembut dan tidak bersikap kasar. Tidak hanya perempuan, seorang laki-laki yang bersikap santun dan lembut yang disertai ketegasan tentu akan disenangi oleh kawan, kerabat, terlebih kedua orang tuanya.

Baca juga: Etika Pergaulan Remaja dalam QS. Yusuf Ayat 23-24

Akhlak santun dan lembut yang disinggung dalam Al-Qur’an memiliki keutamaan dan hikmah yang nyata. Adanya perintah untuk bersikap santun dan lembut yang dijelaskan dalam Al-Qur’an menunjukkan bahwa Islam mengajarkan tata krama dalam berkehidupan. Serta mengajarkan batasan-batasan agar tidak berperilaku berlebih-lebihan.

Apabila seorang muslim hendak menyampaikan sebuah kebenaran, terdapat hal yang sangat penting dan tidak terelakkan, yakni sikap santun dan lembut. Sebab, manusia lebih cenderung menerima ajakan kebaikan yang disampaikan dengan santun, daripada dengan sikap kasar apalagi memaksa. Akhlak seseorang adalah identitas dirinya, maka sebagai umat Islam alangkah baiknya membangun citra yang santun dan lembut dalam bermu’amalah.  karena ini akan meneguhkan Islam sebagai Agama Rahmah. selain itu, Nabi Muhammad diutus di muka bumi oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak dari anak keturunan Nabi Adam.

Editor: Ahmad Mufarrih
_ _ _ _ _ _ _ _ _
Jangan lupa berikan reaksi dan komentar Anda di kolom komentar di bawah ya! Selain apresiasi kepada penulis, komentar dan reaksi Anda juga menjadi semangat bagi Tim Redaksi 🙂

Silakan bagi (share) ke media sosial Anda, jika Anda setuju artikel ini bermanfaat!

Jika Anda ingin menerbitkan tulisan di Artikula.id, silakan kirim naskah Anda dengan bergabung menjadi anggota di Artikula.id. Baca panduannya di sini! 

Untuk mendapatkan info dan artikel terbaru setiap hari Anda bisa juga mengikuti Fanpage Facebook Artikula.id di sini!

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
0
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
0
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Wooow Wooow
0
Wooow
Keren Keren
0
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut

Comments 1

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

TULISAN LAIN DI Etika dan Filsafat

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals