Puisi

  • Mendung

    Hampir di setiap sudut langit lirikan mata terpikat. Memintal prediksi sejauh mana gumpalan itu akan menjadi pekat,

  • Hujan

    Riangnya bukan kepalang pun atau keterlaluan, Jikalau langit terus menyeduh tangisnya dalam sedu-sedan

  • Temanku

    Matahari terbit menampakkan sinar cahyanya Kicauan burung terdengar dengan merdunya Tetesan embun diatas dedaunan membasahinya Ku nikmati setiap hembusan nafas setiap paginya Dengan dinginnya pagi...

  • Panatisme Kandidat

    Tugas barunya, cukup lantang menafikan dan memukul rata. Sekalipun pengakuan telah sirna terkurung tanda kutip nan penuh sia-sia.

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals