Langkah-langkah dalam Metode Penelitian Filologi untuk Memahami Ilmu Prasejarah

Mempelajari Filologi setidaknya dapat membantu kita dalam memahami ilmu sejarah. Selain itu, juga dapat menjadi pelestari naskah manuskrip yang lama terabaikan.


Kehidupan di dunia telah berlangsung sejak berabad-abad silam. Sesuatu yang penting untuk kita ketahui adalah bahwasanya kehidupan ini meninggalkan banyak sejarah sampai pada zaman modern dan kontemporer ini.

Seiring berjalannya waktu, mulai dari zaman nenek moyang hingga memasuki zaman modern sekarang ini, perkembangannya telah banyak diulas dalam berbagai ilmu sejarah yang dipelajari di beberapa jenjang pendidikan.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara untuk mengetahui dan memahami berbagai perkembangan kehidupan dari jejak-jejak sejarah?

Berbagai macam temuan dari beberapa peneliti telah banyak menghasilkan berbagai kesimpulan. Kesimpulan tersebut didasarkan dari bentuk-bentuk peninggalan sejarah.

Beberapa contoh peninggalan sejarah di antaranya seperti tulisan-tulisan praaksara dan berbagai peninggalan lain dalam bentuk fisik seperti naskah, candi, prasasti, maupun dalam bentuk nonfisik seperti budaya, pola pikir, tradisi.

Di antara peninggalan-peninggalan sejarah di atas, naskah klasik adalah salah satu contoh peninggalan yang mempunyai peranan penting dalam bidang ilmu pengetahuan.

Baca Juga: Sejarah Mushaf Utsmani

Naskah-naskah klasik telah hidup bersama penulisnya pada masa lalu dengan menggambarkan peradaban yang ada pada masa itu. Selain itu, naskah klasik juga menyimpan pemikiran-pemikiran dari para ilmuwan dan cendekiawan terdahulu yang kini telah kita warisi.

Maka dari itu, penting kiranya untuk mempelajari dan memecahkan rahasia dari beberapa naskah-naskah peninggalan para ilmuan agar buah pikir ilmunya tidak terbuang sia-sia.

Sekilas Mengenai Filologi

Salah satu studi ilmu yang bertugas meneliti naskah-naskah manuskrip adalah Filologi. Dalam KBBI, Filologi berarti bahasa, pranata, dan sejarah berbagai bangsa sebagaimana terdapat di bahan-bahan tertulis.

Filologi merupakan ilmu dengan bidang kajiannya adalah meneliti naskah-naskah klasik peninggalan masa lalu. Sedangkan Filolog adalah sebutan bagi seorang ahli dalam bidang ini.

Fungsi dari Filologi adalah membuat teks terbaca serta dapat dimengerti, sedangkan tugas Filolog adalah untuk menyajikan serta menafsirkan sesuatu yang tertulis.

Objek dalam Filologi ini sendiri adalah naskah dan teks, yang terbagi dalam dua variasi, yaitu Filologi Tradisional dan Filologi Modern, serta terbagi dalam dua wahana teks yaitu tulisan tangan dan tulisan cetakan.

Menurut Robson (1994) prinsip kerja dari filologi adalah menghilangkan rintangan, selalu bertanya mengenai kepahaman teks, memahami teks dalam konteks yang tepat, serta cermat dalam menerjemahkan.

Dalam perjalanannya, Filologi memiiki beberapa ilmu bantu, diantaranya adalah Linguistik (Bahasa) dengan objek dalam Filologi berupa bahasa, pengetahuan berbagai Bahasa, Paleografi (ilmu yang membahas tentang tulisan kuno), Ilmu Sastra (untuk penggarapan analisis sastrawi), Ilmu Agama (untuk mengkoneksikan hubungan antar agama), Sejarah Kebudayaan (agar dapat meruntutkan secara historis dan tepat), Antropologi (keterkaitan antara manusia dan kehidupan atau budaya).

Ilmu-ilmu tersebut sangat membantu dalam menyelesaikan suatu kajian naskah, karna adanya ketersinambungan dengan ilmu-ilmu tersebut.

Seperti layaknya ilmu yang ada, Filologi juga memiliki tujuan yaitu mengungkap tulisan lampau, mengungkap nilai-nilai budaya masa lampau, mengungkap fungsi bagi masa lalu dan masa kini.

Dengan tujuan tersebut, diharap Filologi dapat memberikan manfaat untuk menghidupkan kembali naskah-naskah klasik yang mati (sudah lama terabaikan) dan selalu menyajikan hasil naskah yang mendekati naskah asli sehingga buah fikir asli penulis tidak terhilangkan.

Naskah-naskah klasik memuat berbagai macam ilmu, dari mulai segi peradaban, bahasa, budaya dan masih banyak lagi. Naskah klasik juga memiliki kedudukan dalam mengupas sejarah dari berbagai sejarah yang saat ini tidak banyak kita ketahui.

Baca Juga: Realitas Mitis dalam Teks-teks Sejarah Nusantara

Filologi terlahir sebagai ilmu yang mempunyai pembahasan kritis dalam meneliti naskah-naskah klasik. Memahami suatu naskah bukanlah hal yang mudah, karena diperlukan ketelitian dan beberapa langkah yang harus ditempuh guna mendapatkan hasil yang sempurna.

Langkah-Langkah dalam Metode Penelitian Filologi

Beberapa langkah dalam metode penelitian Filologi ini diantaranya adalah pertama; pencatatan dan pengumpulan naskah, kedua; menyusun stema (teks dalam jumlah besar), ketiga; merekontruksi dan menyunting suatu teks.

Langkah pertama, dimulai dari pencatatan dan pengumpulan naskah yang serupa dari segi tema maupun judul

Langkah kedua, adalah dengan melakukan perbandingan teks untuk mengetahui gambaran keturunan naskah mana yang menjadi naskah mula dan juga untuk menentukan silsilah (stema), kemudian kembali pada bentuk yang dipandang asli melalui kritik teks.

Langkah ketiga, yakni merekontruksi teks dengan cara memperbaiki naskah hingga mendekati naskah yang benar. Perbaikan ini dilakukan berdasarkan bacaan yang benar atau berdasarkan pengetahuan dari sumber lain.

Apabila langkah-langkah di atas telah dilakukan, maka yang terakhir adalah dengan menyunting disertai dengan penerjemahan ke dalam Bahasa Indonesa agar mudah untuk memahaminya.

Itulah sekilas mengenai filologi disertai langkah-langkah singkat dalam menerapkan metodologinya.

Penting untuk diketahui bahwa dengan adanya studi naskah-naskah klasik setidaknya ilmu yang telah diwarisikan para ilmuan terdahulu dapat terlestari dan termanfaatkan. Karena buah pikir para cendekiawan pada masa lampau setidaknya memiliki peranan penting dalam berkembangnya peradaban.

Untuk itu, dengan mempelajari Filologi, setidaknya dapat membantu kita dalam memahami sejarah. Karena dengan itu, hal-hal penting dari sejarah dapat kita saring untuk menjadi bekal mengahadapi zaman kedepannya. (HW)
_ _ _ _ _ _ _ _ _
Bagaimana pendapat Anda tentang artikel ini? Jangan lupa berikan reaksi dan komentar Anda di kolom komentar di bawah ya! 

Anda juga bismengirimkan naskah Anda tentang topik ini dengan bergabung menjadi anggota di Artikula.id. Baca panduannya di sini! 

Untuk mendapatkan info dan artikel terbaru setiap hari Anda bisa juga mengikuti Fanpage Facebook Artikula.id di sini!

 

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
1
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
1
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Wooow Wooow
0
Wooow
Keren Keren
1
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sekar Arum J.Q
Anak dari seorang bapak dan ibu yang bertempat tinggal disuatu desa di Ponorogo. Pernah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren. Dan sekarang sebagai Mahasiswi aktif UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Comments 0

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

TULISAN LAIN DI Ulasan

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals