Hadis tentang Motivasi untuk Memiliki Etos Kerja

Allah telah menjamin rezeki tiap-tiap hamba-Nya, namun rezeki Allah Swt hanya akan diperoleh dengan etos kerja yang tinggi.


Sumber gambar: pexels.com

Bekerja dengan profesional artinya melakukan pekerjaan berdasarkan ilmu pengetahuan yang baik, cermat, cerdas, dan bertanggung jawab dengan apa yang dikerjakannya. Hal ini diperkuat sabda Nabi saw “Sesungguhnya Allah menyukai hambanya yang melakukan pekerjaannya dengan profesional” dengan demikian apa pun posisi kita saat ini, apa pun bidang pekerjaan kita saat ini, berusahalah melakukannya dengan profesional, hal ini akan menjadi kunci kesuksesan.

Etos berasal dari bahasa Yunani (etos) yang memberikan arti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu. Sikap ini tidak hanya dimiliki oleh individu, tetapi juga oleh kelompok bahkan masyarakat. Dalam kamus besar bahasa Indonesia etos kerja adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinann seseorang atau kelompok. Secara terminologis kata etos yang mengalami perubahan makna yang meluas, yang pertama bahwa etos adalah suatu aturan umum atau cara hidup, yang kedua etos adalah suatau tatanan aturan perilaku, dan yang ketiga etos adalah penyelidikan tentang jalan hidup dan seperangkat aturan tingkah laku.

Baca juga: Tasawwuf dan Etos Kerja

Hadis pertama, dalam kaitan dengan etos kerja, dapat ditarik makna sebuah hadis Rasulullah saw yang diriwayatkan Abu Hurairah ra:

فعن أبي هريرة قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : المؤمن القوي خيروأحب إلى الله من المؤمن الضعيف وفي كل خير، احرص على ما ينفعك، واستعن بالله ولا تعجز، وإن أصابك شيء فلا تقل لوأني فعلت كان كذا وكذا، ولكن قل: قدر الله، وما شاء فعل؛ فإن لو تفتح عمل الشيطان (رواه مسلم)

“Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah Swt daripada Mukmin yang lemah, tetapi dalam diri kedua mereka ada kebaikan. Berusahalah kamu terhadap apa yang bermanfaat bagimu dan minta tolonglah kepada Allah. Dan janganlah kamu lemah. Apabila musibah menimpamu, maka janganlah berkata ‘seandainya’ aku melakukan begini dan begitu, tetapi katakanlah bahwa sesuatu itu atas kekusaan dan kehendak-Nya, karena sesungguhnya kata ‘sendainya’ merupakan pintu masuk pekerjaan syaitan. (HR. Muslim).

Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim di atas menjelaskan pesan Rasulullah saw terhadap umatnya, tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

Baca juga: Kekuatan Sebuah Niat

Pertama, orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, maksud kuat di sini adalah kuat imannya. Keimanan yang kuat akan mendorong untuk melaksanakan sesuatu yang diwajibkan Allah serta melaksanakan amal-amalan lainnya, sedangkan bila iman seseorang itu lemah, makan akan bermalas-masalah dalam melaksanakannya apa yang dikewajiban oleh Allah, apalagi yang bersifat sunnah, keimanan seseorang akan membawa kemuliaan baginya, baik di dunia maupun di akhirat.

Keimanan yang kuat selalu diikuti dengan melakukan amal sholeh, dan ia akan mendapatkan manisnya iman. Kekuatan dalam hadis di atas dapat juga dipahami dalam hal ekonomi atau kekayaan, orang yang kuat lalu berusaha sehingga memperoleh harta benda yang melimpah untuk digunakan sebagai bekal ibadah dan mengerjakan amal sholeh, lebih baik daripada mukmin yang lemah yang tidak berusaha sehingga kehidupannya susah.

Kedua, Rasulullah saw mengingatkan umatanya agar memanfaatkan waktu, beberapa kali Allah bersumpah denga waktu. Itu artinya umat Islam agar benar-benar memperhatikan waktu.

Ketiga, mohon pertolongan Allah, manusia hanya berikhtiar atau berusaha. Untuk mencapai sesuatu harus dijalani dengan tekun. Rasulullah menganjurkan setelah memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya jangan lupa untuk meminta pertologan kepada Allah melalui do’a, yakni berusaha dan berdo’a sungguh-sungguh kepada Allah. Setelah berusaha kemudian berdo’a, maka hasil akhirnya diserahkan kepada Allah.

Hadis kedua :

حَدَّثَنَا هِشَا مُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّا شٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ اْلمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِيكَرِبَ الزُّ بَيدِيِّ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا كَسَبَ الرَّجُلُ كَسْبًا أَطْيَبَ مِن عَمَلِ يَدِهِ وَمَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى نَفسِهِ وَأَهْلِهِ وَوَلَدِهِ وَخَادِمِهِ فَهُوَ صَدَقَةٌ

“Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isma’il bin ‘Ayyasy] dari [Bahir bin Sa’d] dari [Khalid bin Ma’dan] dari [Al Miqdam bin Ma’dikarib Az Zubaidi] dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Tidak ada yang lebih baik dari usaha seorang laki-laki kecuali dari hasil tangannya sendiri. Dan apa-apa yang diinfakkan oleh seorang laki-laki kepada diri, isteri, anak dan pembantunya adalah sedekah.” (HR. Ibnu Majah).

intisari hadis di atas merupakan motivasi dari Nabi kepada kaum muslimin untuk memiliki etos kerja yang tinggi. Kita dilarang oleh Nabi hanya bertopang dagu dan berpangku tangan mengharap rezeki datang dari langit. Kita harus giat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarga. Bahkan dikatakan oleh Nabi bahwa tidak ada yang lebih baik dari usaha seseorang kecuali hasil kerjanya sendiri. Hal ini tentunya juga bukan sembarang kerja tetapi pekerjaan yang halal dan tidak bertentangan deng syari’at agama Islam.

Editor: Ahmad Mufarrih
_ _ _ _ _ _ _ _ _
Jangan lupa berikan reaksi dan komentar Anda di kolom komentar di bawah ya! Selain apresiasi kepada penulis, komentar dan reaksi Anda juga menjadi semangat bagi Tim Redaksi 🙂

Silakan bagi (share) ke media sosial Anda, jika Anda setuju artikel ini bermanfaat!

Jika Anda ingin menerbitkan tulisan di Artikula.id, silakan kirim naskah Anda dengan bergabung menjadi anggota di Artikula.id. Baca panduannya di sini! 

Untuk mendapatkan info dan artikel terbaru setiap hari Anda bisa juga mengikuti Fanpage Facebook Artikula.id di sini!

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
0
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
1
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Wooow Wooow
0
Wooow
Keren Keren
0
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut

Comments 0

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

TULISAN LAIN DI Al-Qur'an dan Hadis

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals