Kosmologi Kebahagiaan (Puisi)

Bahagia, mengenal diri Mengenal diri, menyingkap hakikat Tuhan Tuhan alasan di jiwa mengapa kita bahagia Berbahagia jiwa yang mengenal Tuhannya


Sumber gambar: alfaisalmag.com

Kosmologi Kebahagiaan

Bahagia, mengenal arti kebahagiaan di awal
Mengenjar dengan tekat yang kuat
Mengejar kebahagiaan nyatanya menginginkan kesenangan
Tiada kebahagiaan tanpa makna kebahagiaan di jiwa

Bahagia, mengenal jati diri
Bahagia, totalitas rasa diri

Bahagia, puncak ikhtiar
Dahaga jiwa terpenuhi
Lelah terobati
Debu sesal bukanlah kebahagiaan

Mudah, sukar ada kebahagiaan
Senang, susah jiwa istiqamah
Tiada khawatir memandang realitas
Mengejar kesenangan namun paham maksud kesenangan

Mengapa?
Bahagia telah menyingkap hidup senang dan susah masa depan
Ketenangan jiwa ujung masa depan
Tazkiyah jiwa tarekat jiwa yang tenang
Jiwa pusat keseimbangan kosmos

Bahagia, mengenal diri
Mengenal diri, menyingkap hakikat Tuhan
Tuhan alasan di jiwa mengapa kita bahagia
Berbahagia jiwa yang mengenal Tuhannya

 

Kosmologi Perempuan

Aku perempuan
Aku adalah alam
Engkau adalah jiwa
Aku adalah manifestasi Tuhan yang terindah

Aku tercitra melalui alam
Mahar adalah simbol Zahir cintamu
Ijab qabul adalah manifestasi batin cintaku
Aku adalah pusat imajinasi cintamu

Aku adalah rumah cinta bagimu
Cinta yang engkau isyaratkan sangat metaforis
Namun jiwaku menangkap hakikatnya

Tiap hari kumendengar kata cinta keluar dari bibirmu
Kumemastikan bahwa cinta yang kujaga tetap bersemi dalam jiwamu

Puncak pertemuan alam dan jiwa
Adalah puncak pertemuan aku dan dirimu
Alam dan jiwa bertemu dalam biduk rumah cinta
Sakinah mawaddah warahmah

Memuliakan diriku adalah derajat tertinggimu
Kemuliaanmu adalah memuliakanku
Ketahuilah hanya lelaki yang mulia
yang memuliakan perempuan

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
3
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
3
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Wooow Wooow
1
Wooow
Keren Keren
2
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Abdul Gaffar Roneng (JAKFI)

Abd. Gaffar Roneng adalah mahasiswa asal Sidenreng Rappang Sul-sel juga alumni Ponpes As' Adiyah Sengkang. Saat ini sedang menyelesaikan S2 di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain kuliah, ia juga sedang menjabat ketua IKPM Sidenreng Rappang (Forum Komunikasi Wija nene' Mallomo).

JAKFI (Jaringan Aktivis Filsafat Islam)

Comments 0

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

  • Mendung

    Hampir di setiap sudut langit lirikan mata terpikat. Memintal prediksi sejauh mana gumpalan itu akan menjadi pekat,

  • Hujan

    Riangnya bukan kepalang pun atau keterlaluan, Jikalau langit terus menyeduh tangisnya dalam sedu-sedan

  • Panatisme Kandidat

    Tugas barunya, cukup lantang menafikan dan memukul rata. Sekalipun pengakuan telah sirna terkurung tanda kutip nan penuh sia-sia.

  • Bimbang

    Entah dengan bentuk pertanyaan usil apa semuanya akan dapat terwakilkan, sekarang?. Jika ternyata selama ini berpijak pada dalil-dalil sumbang.

TULISAN LAIN DI Fiksi

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals