Jangan Sampai Allah Menunggu Kita

Allah menunggu kita bukan karena  kepentingan dan kebutuhan Allah, hanya saja Allah tak ingin kita berada di jalan yang salah dan kehancuran.


Menunggu adalah salah satu hal yang paling tidak disukai oleh manusia. Ketika menunggu kita bisa menemukan siapa manusia yang mampu bertahan dalam menahan untuk tidak mengeluarkan keluh kesahnya, atau mengeluarkan amarahnya karena terlalu lama menunggu.

Di dunia ini ternyata tidak hanya manusia yang menunggu, ada Dzat yang luar biasa yang melebihi segalanya di dunia ini yang sedang menunggu kita. Anehnya, Dia tidak pernah berkeluh kesah apalagi marah ketika sedang menunggu, karena semua yang namanya keburukan jauh dari-Nya, hanya ada hal-hal sempurna dalam diri-Nya, Dialah Allah Tuhan kita.

Asalkan kita semua tahu banyak sekali hal yang ditunggu oleh Allah dalam diri kita. Allah menunggu kita untuk bersyukur pada-Nya akan nikmat-Nya. Allah menunggu kita untuk selalu taubat pada-Nya. Allah menunggu kita untuk mendekat pada-Nya. Allah menunggu kita untuk selalu ingat pada-Nya. Allah menunggu kita untuk selalu sabar akan ujian-Nya pada kita.

Allah menunggu kita untuk menghadiahkan-Nya hafalan firman-Nya, dan yang paling sering Allah menunggu kita adalah untuk menemuinya pada setiap sholat lima waktu. Ini paling-paling ditunggu Allah agar kita bisa menemuinya tepat pada waktunya. Allah menginginkan kita agar datang pada-Nya di saat wakil Allah di dunia menyerukan panggilan-Nya.

Allah akan senang sekali tentunya jika kita datang pada-Nya saat panggilan itu datang. Pertanyaannya apakah Allah menunggu kita karena Allah butuh atau karena kepentingan Allah? Tidak, justru ini adalah kebutuhan dan kepentingan kita, makanya Allah tak pernah lelah untuk menunggu hamba-Nya untuk kembali pada-Nya. Karena Allah ingin kita hambanya selalu berada di jalan kebenaran.

Jawab dan temuilah panggilan Allah itu dengan cepat dan segera, secepat menjawab panggilan kekasih pujaan hati saat menelepon kita. Seandainya kita sedang berada di ruangan televisi, sedangkan handphone kita berdering di kamar, entah siapa yang menelepon, kita berlarian cepat dan penuh harap akan yang menelepon itu adalah kekasih pujaan hati.

Itu hanyalah panggilan manusia, yang membuat kita berlarian mengejar panggilan itu, meskipun belum tahu siapa yang memanggil. Sedangkan ini telah jelas, Allah yang memanggil kita, yang memberikan kita handphone untuk bisa berkomunikasi dengan orang-orang tersayang. Kita abaikan dan menunda menerima panggilan itu, dan kita lebih suka mengakhirkan menerima panggilannya, bahkan sampai menolak panggilannya.

Ini bukanlah panggilan biasa. Tapi,  ini adalah panggilan VVIP. Panggilan Tuhan kita Allah yang memberi kita segala-galanya. Kalau Allah mau Allah bisa saja mencabut segala nikmat-Nya pada kita. Tapi rasa kasih sayang Allah mengalahkan amarah-Nya, Allah masih tetap menunggu kita, dan akan tetap selalu menunggu kita untuk mendekat pada-Nya.

Jangan mencari-cari alasan memperlama mengerjakan sholat. Jangan pula menjadikan alasan Allah yang akan selalu menunggu kita sehingga kita perlama-lama mendekat pada-Nya. Ingatlah sesungguhnya Allah tahu apa yang ada di hati kita. Allah tahu siapa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh atas-Nya.

Memperjelas lagi, kenapa Allah menunggu kita? Apa sebenarnya yang diinginkan Allah? Bukankah Allah tidak butuh, mau kita menjalankan perintah-Nya atau tidak menjalankannya. Mau kita meninggalkan larangan-Nya, ataupun mengerjakan-Nya. Memang Allah tidak butuh itu. Namun, satu hal yang harus kita tahu Allah tidak ingin membiarkan  kita berada dalam kehancuran.

Allah tidak ingin kita hidup sesuka hati yang membuat kita berada dalam kebinasaan. Karena sayangnya Allah, Allah tunggu kita selalu. Allah tidak ingin kita berada di tempat yang salah, Allah selalu ingin kita berada di jalur kebaikan dan memilih jalan yang baik dengan berada dekat dengan-Nya.

Ini hanyalah sebagian kecil penjelasan kenapa Allah selalu menunggu kita. Masih banyak lagi alasan yang membuat Allah selalu menunggu kita. Jadi, jangan sampai kita membuat Allah menunggu. Camkanlah dalam diri kita, bahwa kita akan berusaha untuk tidak membuat Allah menunggu apalagi mengecewakan-Nya.

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
0
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
0
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Wooow Wooow
0
Wooow
Keren Keren
0
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Endrika Widdia Putri
Endrika Widdia Putri, S.Ag. adalah mahasiswa S2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta jurusan Aqidah dan Filsafat Islam tahun 2018.

Comments 0

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

TULISAN LAIN DI Ulasan

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals