Bulan Syawal sebagai Manifestasi Ramadhan

Makna syawal yang berarti peningkatan. Dalam artian, bulan Syawal dapat dipahami sebagai manifestasi dari amalan-amalan pada bulan Ramadhan.


Setelah satu bulan umat Islam melaksanakan puasa Ramadhan, tentunya kita dapat mengambil hikmah dan intisari dari apa saja yang kita laksanakan di bulan yang diberkahi oleh Allah tersebut. Jika kita mampu melaksanakan sebagaimana yang dilaksanakan ketika Ramadhan maka kita termasuk golongan orang yang beruntung.

Makna syawal yang berarti peningkatan. Dalam artian, bulan Syawal dapat dipahami sebagai manifestasi dari amalan-amalan pada bulan Ramadhan. Kita rajin beribadah pada bulan Ramadhan dan sebaiknya kita lebih meningkatkan ibadah di luar bulan suci Ramadhan. Seharusnya kita mampu melaksanakan amalan-amalan pada bulan Ramdhan sama di saat diluar bulan tersebut. Banyak kebiasaan-kebiasaan yang harus selalu kita laksanakan di luar Ramadhan adalah:

Shalat malam

Allah menyebut dalam Al-Quran tentang perintah bagun malam. Baik di sepertiga malam (separuhnya atau kurang sedikit dari itu), atau seperdua malam. Shalat malam juga mampu mengisi jiwa-jiwa yang kosong dan bacaan pada saat itu lebih berkesan. Sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.”(QS. al-Muzammil ayat 6)

Menjadikan shalat malam sebagai suatu ibadah tambahan karena dengan melaksanakan ibadah (shalat malam) tersebut semoga Allah mengangkat pada derajat mulia. Sebagaimana firman Allah,“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji.”(QS. al-Israa ayat 79)

Tolong menolong

Di antara kebiasaan yang sering kita lakukan saat puasa adalah memberikan pertolongan sesama muslim baik dalam bentuk materi/benda ataupun tolong menolong dalam kebaikan. Adapun bentuk pertolongan dalam bentuk materi/benda adalah ta’jil (memberikan makanan orang yang berpuasa) atau menyalurkan bantuan-bantuan seperti infaq dan shodaqoh. Sedangkan dalam bentuk tolong menolong dalam kebaikan adalah saling mengingatkan dalam haq dan sabar. Pahala orang yang berinfaq adalah memperoleh pahala disisi Allah dan tidak ada ketakutan pada diri mereka.

Firman-Nya: “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”

Manusia akan dalam kerugian kecuali jika mereka beriman, dan mengerjakan amal shalih serta saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran. Firman-Nya: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. al-Asr ayat 1-3)

Menjaga diri dari maksiat

Salah satu rukun puasa adalah menjaga diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa. Oleh karenanya seharusnya kita mampu melaksanakan hal tersebut di luar bulan Ramadhan agar amalan tersebut dapat dilaksanakan secara istiqomah dan tentunya akan mengandung dan mengundang pahala yang banyak. Semoga kita mampu melaksanakan hal tersebut. Amin…

Tadarus Al-Quran (membaca Al-Quran)

Dalam kitab Raunaqul  Majalis dituliskan bahwa syurga merindukan empat golongan. Empat golongan tersebut merupakan orang-orang yang beruntung, mereka akan memperoleh syurga dan balasan agung serta kenikmatan yang tak tertandingi. Empat golongan tersebut adalah mereka yang membaca Al-Qur’an, yang menjaga lisannya, yang memberikan makanan kepada orang yang lapar dan mereka yang berpuasa dibulan ramadhan.

Semoga kita mampu melaksanakan amalan-amalan tersebut dengan maksimal sebagai manifestasi Ramadhan yang penuh keberkahan. Amin… Wallahu A’lam Bisshowab

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
0
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
3
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Wooow Wooow
1
Wooow
Keren Keren
1
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Dr. Ridhoul Wahidi, MA
Dr. Ridhoul Wahidi, MA. Dosen Tafsir pada Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Universitas Islam Indragiri Tembilahan, Provinsi Riau. Menulis artikel dan buku motivasi dalam menghafal Al-Quran dan kajian keislaman baik media cetak maupun media Online.

Comments 0

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

TULISAN LAIN DI Ulasan

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals