Active 3 tahun, 9 bulan lalu Bon Jabré

@duljabbar

487 / 1000

Rank: Master

Member since 14 Juli 2020

Total Reads: 7,141
Total Posts: 15
Total Points: 487

Achievements

Here's where all your unlocked badges are displayed for everyone to see!
Penulis Produktif
  • Filsafat sering dinilai sebagai sesuatu yang wow, mewah dan melangit. Ada yang berpendapat filsafat adalah induk dari segala ilmu. Tidak sedikit pula yang beranggapan filsafat itu rumit, sulit dipahami, bisa […]

    • Tulisan mas Jabir renyah banget. Cuma ada beberapa over saja dalam menggunakan kata sebagai. Misalnya saja pada paragraf 8, kata sebagai disebutkan dua kali. Pada paragraf 10 dalam satu kalimat kalimat sebagai juga disebutkan berdekatan. Dan pada paragraf 14, ada inkonsistensi dalam penggunaan istilah lelaki dan pria.

    • Hi Jabir. Salam. Saya kira apapun gendernya, sifat alami perilaku manusia memang kompleks untuk dipahami. Maka dari itu kita tidak bisa generalisir satu kasus dengan kasus lain apalagi berkaitan dengan manusia. Ini menjadi kritik bahwa bukan perempuan scr umum yang sulit dipahami, tapi konstruksi budaya menempatkan perempuan sbg ihwal yang rumit tidak bisa berpikir logis. Menurut saya, siapapun dia, gendernya apapun itu, kalau rumit ya rumit. Tak melulu perempuan. Keculi memang dirinya dan budaya sekitarnya mengamini itu.

  • Kedatangan virus Corona membuat seluruh sendi kehidupan manusia berubah dan menyesuaikan dengan keadaan yang ada. Salah satunya dengan menyebar informasi seputar pandemi sosial media dan memanfaatkan lahan di […]

  • Akhir-akhir ini, Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) kembali diperbincangkan. Pasalnya, RUU ini dikabarkan hengkang dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020.

    Tentu saja hal […]

    • Hai Sukma, saya ingin tanya, lantas penamaan golongan kiri dan kanan ini datangnya dari mana? Coba dijabarkan dulu. Lalu feminis itu banyak turunannya, lantas dalam tulisan ini, feminis mana yang dimaksud? Izin menambahkan, RUU PKS ini tdk hanya fokus pd korban perempuan, justru menormalisasi bhw siapapun (termasuk laki-laki) bisa juga jadi korban; dan pelaku juga bisa siapa saja, termasuk perempuan manipulatif yang patriarkis. Salam.

      • Hai Kak Aprianti, sebelumnya terimakasih sudah bersedia membaca artikel saya ini :). Penamaan golongan kiri dan kanan dalam tulisan ini murni dari pendapat saya sendiri berdasarkan pengamatan yang saya lakukan, hanya sebagai gambaran bahwa keduanya berseberangan pendapat. Padahal keduanya memiliki semangat yang sama: perempuan harus dilindungi. Feminis dalam tulisan ini tidak spesifik merujuk terhadap salah satu turunan feminis, karena menurut saya semangat semua turunan tersebut sama-sama membela ketertindasan dan ketidakadilan dalam masyarakat… Lagi-lagi ini hanya resepsi saya dengan proses belajar saya selama ini, oleh karena itu terimakasih penambahan dari Kakak, saya akan terus belajar lagi untuk memperbaiki pemahaman saya yang belum tepat. Salam Kak Aprianti :).

  • Pandemi di Indonesia nampaknya sudah mulai tak dijadikan “benalu” oleh masyarakat luas. Hal tersebut dapat kita lihat di jalanan, warung kopi, pusat perbelanjaan yang mulai ramai kembali dan banyaknya tempat iba […]

    • Mantullll. Namun, saya kurang sepakat dengan terma “Era Baru Pasca Pandemi”. Bagaimanapun pemberlakuan New Normal tidak berarti pandemi telah usai (pasca pandemi). Justru jika ditelisik secara defacto di masa New Normal ini kasus positif Covid-19 semakin melonjak. Itu dapat kita lihat dari data media massa atau data yang diekspos satgas Covid-19. Itu berarti New Normal tidak sama dengan pasca pandemi, melainkan masa adaptasi atau transisi ruang lingkup aktivitas baru.

      Pada paragraf dua sebelum akhir, sengkarut alur pikir itu semakin jelas karena adanya pertentangan logika yang ditampilkan. 🙏

      Ah, itu hanya sebatas komentar yang bertumpu pada ketidaktahuan saja. Terimakasih.

      • Wah.. terima kasih atas koreksinya, Mas. Barangkali begitulah ikhtiar kita agar terus menjadi manusia, dengan cara saling mengingatkan dan tepat seperti slogan Artikula.id “BIJAK MENYIKAPI PERBEDAAN”

  • Kisah-kisah dalam Al-Qur’an sangat beragam, diantaranya mengenai keimanan, dakwah, akhlak, pendidikan, politik, militer, jihad, peradaban, kemanusiaan dan sebagainya. Salah satu diantara kisah yang menarik adalah […]

  • Pasca kelulusan kuliah ada banyak teman saya yang memutuskan untuk menempuh hidup berkeluarga. Satu-persatu di antara mereka, ternyata diam-diam telah merencanakan cita-cita kehidupan versi mode personal yang […]

  • Resep Cinta

    Tuhan yang Agung,
    Ampuni hamba-Mu
    Yang tersesat pada resep masakkan tadi pagi

    Kutemukan lesung pipinya
    Pada setiap gelembung air
    Yang mendidih oleh nyanyian rindu getar-getir tubuhku

    Kumelihat […]

  • Jika selama ini kita sudah mengenal banyak musim di dunia, seperti musim hujan, musim panas, musim dingin, dsb. Maka dunia mahasiswa juga memiliki iklimnya sendiri. Musim yang unik. Bagaimana bisa?

    Saya yakin […]

  • “BUKAN AKU YANG MEMBUNUH,” teriak Tejo di depan dua polisi. “Aku sudah lama tak bertemu dengannya. Jika ada yang pantas dicurigai, itu adalah ayahnya sendiri, Pak Kades”, jelas Tejo. Dua polisi yang melakukan […]

  • Khaulah binti Malik bin Tsa’labah bin Ashram bin Fahr bin Tsa’labah bin Ghannam bin ‘Auf bin ‘Amr al-Anshariyah al-Khazrajiyah merupakan wanita dari kaum Anshar, istrinya Aus bin ash-Shamad.

    Pada masa mudanya […]

  • Akhir-akhir ini publik tengah diributkan dengan desas-desus RUU HIP (Haluan Ideologi Pancasila). Sebab dalam bab II pasal 7 terdapat point yang berbunyi “Ciri pokok Pancasila berupa Trisila, yaitu: s […]

  • Moh. Jabir's profile was updated 5 tahun, 10 bulan lalu

  • Sukma Wahyuni's profile was updated 5 tahun, 10 bulan lalu

  • Ainu Rizqi's profile was updated 5 tahun, 10 bulan lalu

  • Genset merupakan produk power supply yang paling cocok digunakan untuk berbagai industri komersial, seperti sekolah dan rumah sakit. Produk yang satu ini merupakan yang paling bisa diandalkan untuk membangkitkan […]

  • Tidak lama setelah diberlakukannya himbauan #dirumahsaja sejak pengumuman kasus pertama korona beberapa bulan lalu, muncul sebuah kampanye yang sempat viral di media sosial dengan tagar #PositifkanIstri, yang juga […]

    • Membacanya, Saya jadi teringat dengan pembahasan-pembahasan adabul zaujah dalam kitab Uqud dulujain yang penuh dengan stigmatif, subordinasi dan sistem opresi yang dilanggengkan dengan cara mengambinghitamkan agama. Untungnya, kajian-kajian tentang kitab Uqud dulujain yang berjenis kelamin laki-laki itu dinetralisir kembali oleh K. H. Husen Muhammad (founding father fahmina Institute). Di satu pihak beberapa karya Nasaruddin Umar juga turut berkontribusi dalam menafsirkan ayat dan hadits yang bias gender. Belum lagi ditambah dengan kerenyahan kajian menarik yang disodorkan oleh Ibu Musdah Mulia dalam karyanya “Muslimah Reformis”.

  • Cara laporan pajak online kini menjadi pilihan yang paling banyak dipilih oleh masyarakat. Pasalnya, pelaporan pajak secara daring tersebut dinilai lebih efektif dan juga efisien dibandingkan lapor pajak secara […]

  • Muat lagi