Hagia Sophia dan Ingatan Peradaban
Hagia Sophia dan ingatan peradaban adalah refleksi karakter terbuka dan kolaboratif yang menjadi spirit Nabi membangun peradaban.
Hagia Sophia dan ingatan peradaban adalah refleksi karakter terbuka dan kolaboratif yang menjadi spirit Nabi membangun peradaban.
Kalau seperti itu, merdeka seperti apa yang mau kita rayakan?
Ada yang dilupakan, akar segala bentuk kekerasan pada perempuan sejatinya dibuat oleh sejarah. Bukan melulu soal lekuk tubuh dan berahi.
Selain faktor kompetensi, integritas moral juga menjadi prasyarat penting pemilihan pejabat publik karena dapat menghambat seseorang memanfaatkan peluang korupsi
bila dengan puisi pun tak sanggup kuketuk pintu hatimu, lantas dengan cara putus asa mana lagi agar aku lekas bersanding denganmu?
Lah, kalau bertikai terus, cari solusinya kapan? Berbenahnya kapan? Majunya kapan? Duh, entahlah.
Sebenarnya isu klepon-kurma ini juga gak penting-penting amat, buang-buang energi karena mengkaji sesuatu yang mengada-ada, ngawur dan tidak substantif. Tapi....
Segala sesuatu menjadi rumit karena pikiran kita sendiri yang menyebabkannya. Bukankah kita sering terperangkap oleh pikiran kita sendiri?
Umumnya para orientalis selalu berusaha menilai buruk dan menjatuhkan kedudukan hadis. Ternyata tidak semua orientalis berlaku demikian, justru ada yang sebaliknya.
Setidaknya ada tiga hal yang akan terbangun dalam masing-masing pribadi anggota; personal branding, product awareness, dan profesionality.
Siapa yang tak mati dengan tusukan pedang, pasti mati dengan cara yang lain. Berbilang sebab kematian, namun maut tetaplah satu.
Sebanyak 2 Pos Komando Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Posko Satgas Karhutla) Terpadu didirikan oleh PT Arara Abadi-APP Sinar Mas Forestry (PT. AA-APP. SMF)