Dari Cinta hingga Kecewa
Jangan-jangan kita kecewa sebab keliru menyandarkan harapan pada yang bukan sepatutnya disandari?
Jangan-jangan kita kecewa sebab keliru menyandarkan harapan pada yang bukan sepatutnya disandari?
Komentar "gak ada akhlak" secara teori kurang tepat. Namun, secara kontekstual sah-sah saja menggunakan kalimat ini dengan tujuan memang untuk lucu-lucuan saja.
Kalau seperti itu, merdeka seperti apa yang mau kita rayakan?
Lah, kalau bertikai terus, cari solusinya kapan? Berbenahnya kapan? Majunya kapan? Duh, entahlah.
Dunia kata yang dalam setiap alur cerpen itu menjadi milik perempuan seutuhnya. Sosok perempuan seutuhnya yang mewujud sebagai makhluk hidup yang paripurna di dunia.