Cara Bahagia (Pendekatan Psikologi)

Dengan berpikir positif hidup kita akan menjadi lebih terarah dan mental pun semakin kuat. Orang yang berpikir poitif dijamin kebahagiaannya lahir batin.


Kesedihan dan kekhawatiran terhadap sesuatu sering singgah ke dalam hati manusia. Orang yang memiliki hati yang lemah maka akan dihantui rasa cemas, khawatir dan ketakutan menghadapi sesuatu yang belum terjadi (Aning Nafiiah: 2009, 36).

Rasa sedih, kecewa, marah, takut dan lain-lain adalah sesuatu yang sebenarnya muncul dari setting dan pola pikir yang telah terbentuk. Begitu juga rasa bahagia, senang, gembira, berharga, dicintai, merupakan hasil dari pola pikir dan setting pikiran yang telah terkonstruksi (Ahmad Rusydi: 2012, 1-2).

Dalam menghadapi kenyataan hidup, kebanyakan orang kurang mampu dalam memahami situasi atau keadaan yang kurang menyenangkan (Yopi Jalu Paksi: 2010, 121).

Pernyataan ini dilatarbelakangi oleh beberapa argumen: pertama, banyak orang yang bersedih karena banyaknya persoalan hidup yang tidak kunjung selesai, kedua, banyak orang yang tidak bersyukur serta menyalahkan keadaan dan lingkungan, dan ketiga, banyak orang yang terpaku pada mindset negatif.

Dalam hal ini, berpikir postif sangat diperlukan. Pembahasan ini akan dikaji dengan pendekatan psikologi.

Berpikir positif adalah sekumpulan dari persepsi-persepsi positif, di mana seseorang memasukkan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran-gambaran dari segi positifnya baik terhadap diri sendiri, orang lain, maupun keadaan lingkungannya,  yang bertujuan untuk membangun dan membangkitkan aspek positif pada diri, baik itu berupa potensi, semangat, tekad maupun keyakinan diri kita, sehingga tidak mudah putus asa atas masalah yang dihadapi dan mudah mencari jalan keluarnya (Faisal dan Zulfanah:  2008, 36).

Berpikir positif juga dapat dikatakan sebagai sumber kekuatan dan kebebasan, karena dengan berpikir positif seseorang lebih mudah memikirkan solusi atau memecahkan masalah dan terbebas dari penderitaan, juga pemikiran yang negatif (Elfiky:  2009,  207).

Oleh karena itu, berpikir positif sangatlah penting. Berpikir positif, akan menuntun kita berbuat positif dan perbuatan positif tersebut akan menghasilkan output yang positif (Yosodipuro: 2011, 91).

Berpikiran positif sering diucapkan namun sulit untuk dilakukan. Tidak selamanya manusia dapat berpikir positif. Adakalanya seseorang melihat sesuatu dari sisi negatifnya. Seseorang terkadang sulit mengontrol pikiran untuk berpikiran baik. Orang lebih mudah jika  berpikiran negatif. Apalagi jika seseorang mengalami tragedi, kesedihan, atau ketika hal yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan.

Di samping itu, seseorang cenderung mudah khawatir bahwa segala sesuatu tidak akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sering kali seseorang tidak bersyukur dengan apa yang dimiliki. Terkadang juga orang selalu merasa lebih buruk dari orang lain. Orang sering kali merasa iri dengan kebahagiaan orang lain (Bachtiar:  2017, 119-122).

Orang selalu berkeluh kesah bahwa hidup ini susah dan tidak ada peluang. Juga mengeluhkan masa lalu dan masa depan (Elfiky:  2009, 247).

Selain itu, konsep diri dan persepsi yang negatif juga merupakan penyebab sulitnya seseorang berpikir positif. Melihat pencapaian dari orang lain justru menjadikan seseorang merasa iri hati.

Banyak hal yang dapat menghambat kita berpikiran positif namun hal itu dapat diatasi dengan beberapa langkah seperti bersyukur, menguasai pikiran dengan penuh keyakinan, menghilangkan sugesti negatif tentang diri, dan memperbaiki diri (Bachtiar: 2017, 119-123).

Bersyukur adalah langkah awal menuju pikiran yang positif. Dengan bersyukur kita tidak akan membandingkan diri sendiri dengan orang lain dan itu dapat melahirkan pikiran yang positif. Kita juga harus menghilangkan sugesti negatif tentang diri kita sendiri. Kita harus yakin terhadap diri sendiri bahwa kita itu baik tetapi kita juga perlu mengubah pola pikir kita dengan hal-hal yang positif dengan cara introspeksi diri.

Kita harus bisa menguasi pikiran sendiri dengan penuh keyakinan. Jangan sampai pikiran yang negatif masuk dalam pikiran dan mejadikan kita ragu dalam menjalani kehidupan. Sehingga membuat kita mengeluh dan mudah menyerah.

Dalam berpikir positif, kita harus mengetahui prinsip-prinsip yang harus ditanamkan. Prinsip pertama, masalah dan kesengsaraan hanya ada dalam persepsi. Kita sering mendengar bahwa menjadi kaya membuat hidup menjadi bahagia dan kemiskinan membuat hidup menjadi menderita.

Tapi kenyatannya, banyak orang kaya yang hidupnya menderita banyak juga orang miskin yang selalu bahagia. Ini membuktikan, bahwa materi bukanlah jaminan seseorang bahagia atau menderita. Maka benar apabila dikatakan masalah dan kesengsaraan hanya ada dalam persepsi. Persepsi muncul dari pikiran, sebagai respon terhadap realitas.

Keduasetiap masalah dapat diselesaikan menggunakan penyelesaian spiritual,  apabila kita sudah tidak mampu menemukan solusi dari masalah yang kita hadapi segeralah berdoa kepada Allah Swt agar diberikan petunjuk jalan keluarnya.

Ketiga, belajar dari kesalahan kemudian diperbaiki. Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Kita harus belajar dari kesalahan yang kita perbuat dan memperbaiki kesalahan dengan tidak mengulangi kesalahan tersebut serta melakukan sesuatu yang lebih baik lagi (Bachtiar: 2017, 60-66).

Semakin kita berpikir positif semakin banyak hal-hal baik datang dalam kehidupan kita. Berpikir positif berpengaruh terhadap kesehatan rohani dan juga jasmani (Faisal dan Zulfanah: 2008, 36).

Selain itu, berpikir positif dapat menyelamatkan hati dan hidup kita. Hati yang berseri-seri hanyalah hati yang selalu berpikir positif bagi dirinya maupun orang lain. Berpikir positif juga bisa membuat hidup kita lebih lapang, rendah hati dan senantiasa ikhlas (Demunisa: 2014, 94).

Dengan berpikir positif hidup kita akan lebih terarah dan kita juga memiliki mental yang kuat. Orang yang mentalnya lemah, mereka akan kesulitan dalam mencapai sesuatu yang diinginkan. Selain itu, berpikir positif juga bisa menjadi menjadi perekat hubungan antar manusia. Setiap orang pasti memiliki karakter dan kepentingan yang berbeda. Kenyataan ini apabila tidak mampu disikapi secara positif,  maka hasilnya hanyalah sebuah konflik. Orang yang berpikir positif bisa menjaga kualitas hubungan antar manusia dan mudah memahami orang lain.

Terbukti bahwa dengan berpikir positif banyak hal-hal baik yang bisa kita dapatkan. Semakin kita berpikir positif semakin banyak hal-hal baik datang dalam kehidupan kita.

Berpikir positif juga bisa membuat hidup kita lebih lapang, rendah hati dan senantiasa ikhlas. Dengan berpikir positif hidup kita akan menjadi lebih terarah dan kita juga memiliki mental yang kuat. Orang yang berpikir positif bisa menjaga kualitas hubungan antar manusia dan mudah memahami orang lain.

Berpikiran positif mudah diucapkan tetapi sulit untuk dilakukan. Akan tetapi, hal tersebut dapat diatasi dengan menguasai pikiran sendiri dengan penuh keyakinan, memperbaiki pola pikir melalui introspeksi diri dan menghilangkan sugesti negatif. Selain itu, untuk meraih pikiran yang positif kita harus mengetahui prinsip-prinsip yang harus ditanamkan dalam berpikir positif.

Prinsip pertama, masalah dan kesengsaraan hanya ada dalam persepsi. Kedua, setiap masalah dapat diselesaikan menggunakan penyelesaian spiritual. Ketiga, belajar dari kesalahan kemudian diperbaiki.

Kita harus senantiasa berpikiran positif walupun berada dalam situasi yang negatif dan keadaan yang terjepit. Jangan mudah menyerah dan lepaskan berbagai rasa yang merusak hati, sesulit apa pun itu. Alihkan perasaan itu dengan melakukan hal-hal yang bisa membuat kita bahagia.  Jika kita selalu berpikir positif, maka hidup kita akan bahagia.

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
1
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
5
Suka
Ngakak Ngakak
1
Ngakak
Wooow Wooow
1
Wooow
Keren Keren
1
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Risdahan

Saya adalah mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga jurusan Ilmu Hadis

Comments 0

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

TULISAN LAIN DI Ulasan

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals