Hadis Tarbawi: Pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Usia Dini

Islam memandang anak sebagai manusia yang memiliki potensi yang harus dikembangkan. Dan proses pengembangan tersebut ditempuh dengan sebuah pendidikan.


Islam memandang anak sebagai manusia yang memiliki potensi yang harus dikembangkan. Dan proses pengembangan tersebut ditempuh dengan sebuah pendidikan. Di mana dalam proses pendidikan terdapat upaya-upaya pembelajaran, pendalaman, atau latihan yang diberikan pada anak.  Upaya-upaya tersebut tentu tidak harus menunggu seorang anak memasuki umur jenjang pendidikan formal atau non formal. Karena ketika usia dini (umur 0-6 tahun), anak harus sudah dididik dan dikenalkan dengan kebiasaan-kebiasaan ringan yang mendidik. Dalam hal ini adalah kewajiban kedua orang tua.

Orang tua sebagai madrasatul ula berkewajiban  memberikan transfer of knowledge pada anak usia dini. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi mengenai kewajiban orang tua terhadap anaknya. Karena didikan dan pengenalan kebiasaan-kebiasaan yang mendidik pada anak dapat mempengaruhi tumbuh kembang dari potensi si anak. Mudahnya, jika sedari dini anak sudah mendapat didikan dan pengenalan yang baik oleh kedua orang tuanya, maka hal ini dapat menjadi kebiasaan baik yang berkelanjutan pada anak ketika beranjak dewasa. Hal tersebut  juga berlaku sebaliknya.

Baca Juga: Esensi Keluarga dan Pendidikan Anak dalam Perspektif Kearifan Lokal

Adapun salah satu pendidikan yang urgen bagi anak usia dini adalah pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Karena aspek kebersihan dan kesehatan akan selalu mempengaruhi pontensi anak.Hal ini juga berpepngaruh pada tumbuh kembang fisik dan pikiran  anak. Maka sudah sepatutnya kedua orang tua saling berkolaborasi dalam membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia dini.

Pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia dini dapat dimulai dengan hal-hal yang sederhana. Dalam konteks ini, kedua orang tua dapat mencontoh Nabi saw yang meneladankan  pentingnya pembiasaan bersih dan sehat, khususnya dalam hal ini kiat-kiat yang dapat dipraktikkan oleh kedua orang tua.

Hadis-Hadis Tarbawi Yang Bersangkutan

Nabi Muhammad saw adalah oasis pengetahuan, baik dari sisi ucapan maupun tindak lakunya. Kiranya semua nilai-nilai aspek kehidupan tergambarkan dalam teladanya yang mulia. Salah satunya adalah aspek pendidikan atau pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Hadis-hadis yang bersangkutan yakni,

Pertama, pembiasaan akan pentingnya menjaga kebersihan,

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا وَقَالَ قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبُزَاقُ فِي الْمَسْجِدِ خَطِيئَةٌ وَكَفَّارَتُهَا دَفْنُهَا

Dan telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dan [Qutaibah bin Sa’id] berkata [Yahya], telah mengabarkan kepada kami, sedangkan [Qutaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu ‘Awanah] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dia berkata, “Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda, ‘Meludah dalam masjid adalah suatu dosa. Dan penebus (dosanya) adalah dengan cara memendamnya (menguburnya). (HR. Muslim:857)

Hadis di atas menegaskan kebersihan yang harus dijaga oleh seorang anak ketika berada di ruang publik. Sehingga orang tua berkewajiban mengenalkan dan mengajarkan budaya hidup bersih pada anak sedari dini. Agar kebiasaan ini terbawa sampai beranjak dewasa. Apalagi dalam konteks pandemi seperti ini, dengan hidup bersih setidaknya selangkah lebih maju dalam menangkal virus-virus.

Ketiga, berkumur atau menggosok gigi setelah makan,

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَرِبَ لَبَنًا ثُمَّ دَعَا بِمَاءٍ فَتَمَضْمَضَ وَقَالَ إِنَّ لَهُ دَسَمًا

Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa’id] telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Uqail] dari [az-Zuhri] dari [Ubaidullah bin Abdullah] dari [Ibnu Abbas] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam minum susu, kemudian meminta air, lalu berkumur-kumur, seraya bersabda, ” ia memiliki lemak.”(HR. Muslim: 537)

Hadis di atas menegaskan bahwa setelah makan haruslah menggosok gigi (membersihkan gigi). Karena hal tersebut jika sampai menimbulkan bau, dapat menganggu ibadah dan orang disekitar kita. Maka penting bagi orang tua membiasakan hal ini pada anak sedari dini, agar terbiasa membersihkan gigi.

Keempat, mencuci tangan sebelum tidur,

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَامَ وَفِي يَدِهِ غَمَرٌ وَلَمْ يَغْسِلْهُ فَأَصَابَهُ شَيْءٌ فَلَا يَلُومَنَّ إِلَّا نَفْسَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] telah menceritakan kepada kami [Suhail bin Abu Shalih] dari [Ayahnya] dari [Abu Hurairah] ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa tidur dan di tangannya terdapat lemak daging yang belum ia bersihkan kemudian mengenai sesuatu, maka janganlah ia mencela kecuali kepada dirinya sendiri.(HR. Abu Daud: 3354)

Hadis di atas gamblang sekali, Nabi melarang tidur sebelum (jika) tangan kita yang kotor belum dibersihkan. Hal ini sangat relevan dengan anak-anak usia dini. Bagimana gerak dan aktivitasnya yang lincah, belum seberapa mengetahui bersih dan kotor. Sehingga orang tua wajib membersihkan tangan yang kotor itu. Bahkan dalam beberapa tradisi masyarakat pedasaan, tidak cukup hanya dengan mencuci tangan. Tetapi wajah dan kaki juga perlu dicuci (bersihkan).

Kelima, mengajak anak olahraga,

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Ibnu Numair] mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [‘Abdullah bin Idris] dari [Rabi’ah bin ‘Utsman] dari [Muhammad bin Yahya bin Habban] dari [Al A’raj] dari [Abu Hurairah] dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta ‘ala daripada orang mukmin yang lemah. (HR. Muslim: 4816)

Hadis ini mengurgensikan pentingnya muslim yang kuat dan sehat, agar maksimal dalam menjalankan beribadah. Dan salah satu cara mencapai tubuh yang kuat dan sehat adalah dengan olahraga. Dalam riwayat lain, Nabi menganjurkan berenang, memanah, dan menunggang kuda. Tetapi dalam ma’anil hadis ini, setidaknya anak melakukan aktivitas yang dapat menciptakan daya tahan, imunitas, dan melatih pikiran anak.

Baca Juga: 4 Wasiat Luqman Kepada Anaknya: Q.S. Luqman Ayat 12-19

Keempat hadis di atas adalah kiat-kiat yang dapat dipraktikkan kedua orang tua dalam membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia dini. Bagaimana pun tumbuh kembang seorang anak tidak bisa terlepas dari peran  kedua orang tuanya. Kebiasaan dan didikan baik pada anak seyogianya harus dimulai sedari dini, agar anak terbiasa dan terbawa sampai beranjak dewasa. Apalagi aspek kebersihan dan kesehatan adalah salah satu hal yang menopang tumbuh kembang potensi anak. Wallahu A’lam.

Editor: Ainu Rizqi
_ _ _ _ _ _ _ _ _
Jangan lupa berikan reaksi dan komentar Anda di kolom komentar di bawah ya! Selain apresiasi kepada penulis, komentar dan reaksi Anda juga menjadi semangat bagi Tim Redaksi 🙂

Silakan bagi (share) ke media sosial Anda, jika Anda setuju artikel ini bermanfaat!

Jika Anda ingin menerbitkan tulisan di Artikula.id, silakan kirim naskah Anda dengan bergabung menjadi anggota di Artikula.id. Baca panduannya di sini! 

Untuk mendapatkan info dan artikel terbaru setiap hari Anda bisa juga mengikuti Fanpage Facebook Artikula.id di sini!

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
0
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
0
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Wooow Wooow
1
Wooow
Keren Keren
0
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut

Comments 0

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

TULISAN LAIN DI Al-Qur'an dan Hadis

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals