Al-Quran Sebagai Basis Pengembangan Karakter

Character is everything. When character is lost everything is lost.


gambar: Sekolah Kebun Tumbuh

Umat Islam meyakini bahwa kehadiran al-Quran dengan diutusnya Nabi Muhmamad sesungguhnya merupakan rahmat yang luar biasa, bukan saja untuk manusia, tetapi juga untuk semua makhluk Tuhan di alam semesta ( Q.S. al Anbiya: 107).

Rahmat tersebut akan menjadi lebih kongkrit, jika kemudian umat Islam mampu menerjemahkan nilai-nilai al-Quran dalam bentuk karakter umat. Ini karena memang di dalam kitab suci ini terdapat inspirasi bagi pengembangan nilai karakter.

Baca juga: Revolusi Mental Perspektif Al-Quran: Himbauan Bagi Generasi Milenial

Karakter, pada dasarnya, adalah sebuah jati diri yang ada dalam diri seseorang. Ketika seseorang meyakini nilai karakter tersebut,ia lalu akan diwujudkan dalam tutur kata, sikap dan perilaku. Tidak hanya itu, orang yang berkarakter bahkan akan mampu mengajak orang lain untuk menjadi lebih berkarakter.

Setidaknya dalam al-Quran bisa dicontohkan beberapa nilai karakter yang perlu dikembangkan, yaitu:

Pertama, religiusitas, yakni karakter yang terkait dengan nilai-nilai keagamaan. Misalnya, istiqamah (konsistensi) dalam melaksanakan ibadah. Tentu konsistensi dalam ibadah yang menjadi basis pengembangan karakter adalah yang berbanding lurus dengan perbaikan budi pekerti. Karena Inti dari ibadah tentu bukan hanya ritual semu, tetapi ritual yang melahirkan ketinggian moral. Ibadah juga bukan hanya ritual mahdah, tetapi juga ibadah sosial.(QS. Al-Maun: 1-5).

Baca juga: Spirit Sosial dalam Ibadah-ibadah Mahdhah

Kedua, toleransi. Toleran diartikan sebagai sikap mau menghargai perbedaan, baik agama, etnis, kultur, gender dan sebagainya. Dalam bahasa Arab, toleran disebut tasamuh . Secara etimologi,tasamuh berarti longgar dan mudah dalam negosiasi. Konsep ini pada mulanya dipakai dalam konteks jual beli ketika Nabi Muhammad saw. memuji seseorang yang gampangan (tasamuh) dalam urusan dagang. Lalu konsep ini diperluas dalam konteks hubungan antar umat beragama dan kehidupan di era multikultural.

Prinsipnya, al-Quran menegaskan bahwa tidak boleh ada paksaan dalam beragama. Kita juga didorong untuk tetap berbuat baik dan berlaku adil kepada non-muslim yang siap hidup damai (QS. al-Mumtahanah:8).

Baca juga: Toleransi dan Keteladanan Rasulullah

Ketiga, nilai karakter bertanggung jawab (mas’uliyyah). Singkatnya, berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Itulah karakter yang mesti kita miliki. Terlebih sebagai pemimpin atau para anggota dewan dan para guru/dosen.

Sebagai pemimpin atau wakil rakyat, anggota dewan misalnya mesti bertanggungjawab dengan melaksanakan tupoksinya: bagaimana bisa menegakkan keadilan dan mewujudkan kemakmuran bagi rakyatnya.

Baca juga: Amanat dan Tanggung Jawab Pemimpin

Begitu juga guru atau dosen, sebagai pendidik tentu ikut bertanggung jawab mencerdaskan peserta didiknya: bagaimana mendidik, membimbing dan membombong mereka agar juga memiliki nilai karakter bertanggung jawab.

Nilai karakter bertanggung jawab ini bisa didasari dari peringatan al-Quran bahwa semua amal perbuatan manusia kelak akan diminta pertanggungjawan di hadapan Allah Swt. (QS.Al-Zalzalah: 7-8).

Demikian sedikit tentang beberapa nilai karakter yang penting disosialisasikan berbasis al-Quran. Pengembangan karakter ini bukan hanya penting, lebih dari itu ia adalah segalanya. Character is everything. When character is lost everything is lost.

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Cakep Cakep
1
Cakep
Kesal Kesal
0
Kesal
Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Suka Suka
2
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Wooow Wooow
2
Wooow
Keren Keren
1
Keren
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Abdul Mustaqim
Dr. H. Abdul Mustaqim, M.Ag. adalah Ketua Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga dan Pengasuh Pesantren Mahasiswa LSQ (Lingkar Studi al-Qur’an) ar-Rohmah Yogyakarta.

Comments 0

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

TULISAN LAIN DI Ulasan

REKOMENDASI

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals